About Us

steve susantoPenulis, yang akrab disapa Steve Susanto, memiliki pengalaman kerja yang beragam dengan rentang pengalaman yang luas dari tataran makro global hingga ke tahapan mikro perusahaan: Dari merancang dan mengevaluasi berputarnya roda perekonomian hingga mengelola dan mengarahkan pabrik (manufacturing), perusahaan dagang (trading company), maupun jasa. Lingkup tanggung jawabnya pun beraneka, dari back office (operasi, pembelian keuangan, pembukuan, general affairs, dan SDM atau HRD) hingga front office yang bertanggung jawab atas seluruh aspek pemasaran dan penjualan dalam kapasitasnya sebagai direksi perusahaan. Pengalaman kerja selama lebih dari 25 tahun menempa penulis untuk memiliki keahlian dalam memperkirakan dampak dari perubahan di tingkat makro (global macro forces) pada perusahaan dan menyusun strategi perusahaan ke depan sejalan dengan perubahan yang terjadi pada tataran makro guna memperoleh manfaat maksimum Pengalaman kerjanya diawali di Bappenas pada tahun 1984, sewaktu masih kuliah pada tingkat akhir, selaku asisten peneliti dari Mr. Takafumi Kaneko, advisor Bappenas kala itu, yang terlibat dalam proyek penyusunan “A Macro Econometric Model of the Indonesian Economy. Di sini lah penulis pertama kali mengenal Dr. Boediono (yang saat ini menjabat yang turut membimbing penulis dalam memahami bagaimana roda perekonomian berputar. Setelah lulus dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, tempat yang mempertemukannya dengan Sri Mulyani dan suaminya, Tony Sumartono, penulis bekerja sebagai konsultan pada PT Hasfarm Dian Konsultan dan telibat dalam pelbagai proyek pembangunan sebelum pindah ke United States Agency for International Development (USAID) selaku Economic Specialist. USAID memberinya exposure dan pengalaman bekerja dengan starndard kerja international pada lembaga pemerintah Amerika Serikat.

Setelah lebih 4 tahun menggali pengalaman pada tataran global dan makro, penulis beralih ke tingkat perusahaan, dan mengawalinya di PT Agung Concern selaku General Manager yang membawahi biro Business Development dan Human Resource Development. Pengalaman pada trading company ini mengantarnya ke lingkup tanggung jawab yang lebih luas sebagai Direktur setelah lebih dari 2 tahun berkiprah di sana. Penulis yang bernama lengkap Stefanus P. Susanto memasuki pengalaman baru untuk menavigasi perusahaan manufacturing, PT Nasiodelta Electric hingga tahun 2006, yang memproduksi kawat enamel sebelum merangkap sebagai Direktur pada PT Nasio Dutamitra Electric, pabrik kabel yang merupakan anak perusahaan PT Nasiodelta Electric, dan sempat memimpin program go public perusahaan tersebut, meski rencana tersebut diurungkan pada tahap akhir setelah menjalani public expose.

Babak berikutnya adalah berkiprah di bidang jasa, yang diawali di PT Oke Kurir selaku Direktur Utama yang menangani marketing dan sales, yang berlanjut sebagai Direktur dari PT Glo Perkasa Konsultan, selaku agency dari PT Prudential Bancbali Life Assurance yang menempatkannya sebagai Second Runner Up for Agency Leader 1997 dari PT Prudential. Di penghujung tahun 1997, ancaman terjadinya krisis mengubah jalur hidup penulis. Nalurinya sebagai ekonom mendorongnya untuk menulis artikel berjudul “Indonesia and the IMF Pill” di Far Easter Economic Review pada 11 Desember 1997 untuk mengingatkan para pembuat keputusan akan marabahaya yang tengah mengintai Indonesia dan yang segera akan berubah menjadi krisis ekonomi bila tidak ditanggapi secara cepat.

Krisis yang akhirnya meletus membawa penulis untuk mulai mengembangkan kegemaran menulisnya yang dimulai sewaktu menulis skripsi berbahasa Inggris. Penulis yang hobinya memang membaca dan menulis ini giat menulis di beberapa surat kabar lokak, baik dalam bahasa Indonesia maupun Inggris. Kegemaran ini mengantarnya menjadi translator dari Bank Indonesia untuk menerjemahkan seluruh laporan ekonominya, baik yang bulanan, triwulanan, maupun tahunan, dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris sejak kuartal terakhir 2007. Pada tempo yang hampir bersamaan, penulis juga menjadi translator dan editor dari INDRA atau Indonesia Debt Restructuring Agency.

Pada pertengahan 1999, penulis yang lahir pada 21 November 1958 di Jakarta, memulai karirnya di PT Danareksa sebagai economist. Hobi menulisnya kembali tersalurkan. Banyak reports tentang perekonomian Indonesia dan pasar keuangan, terutama pasar modal, yang ditulisnya dalam bahasa Inggris sesuai dengan starndard yang diterapkan perusahaan. Tulisan dalam bahasa Indonesia disalurkan ke media massa, terutama Kompas.

Prestasinya terus menanjak pada perusahaan BUMN ini hingga akhirnya berkesempatan menjadi Chief Economist Danareksa Sekuritas yang sekaligus Head of Danareksa Research Institute dengan pangkat Vice President sebelum pindah menjadi Chief Representative Officer for Indonesia dari Mori Financial Institute yang berbasis di Jepang pada 2006. Pada 2007, penulis juga berkiprah sebagai Strategist pada Vibiznews.com hingga April 2008 yang memberinya peluang untuk mengamati dan menulis tentang pengaruh perubahaan drastis yang tengah berlangsung pada perekonomian Amerika Serikat (AS) dan Eropa pada pasar finansial dalam negeri.

Penulis memasuki karir di pasar modal dengan bergabung pada PT Reliance Securities, Tbk., sebagai Executive Director yang membawahi Human Resource Development dan Research pada Mei 2008 yang merupakan episode awal dari krisis finansial di tingkat global yang kondang disapa sebagai resesi global, goncangan terdahsyat  setelah depresi global era 1930-an. Penulis mendulang pengalaman menarik selaku board member sewaktu turut mengarahkan dan mengemudikan perusahaan yang tengah menghadapi terpaan badai finansial pada paruh kedua 2008 hingga kuartal pertama 2009 akibat dari prahara finansial di AS dan Eropa yang melanda dunia.

Pada awal 2010, minat untuk menulis kembali muncul tatkala mengikuti secara seksama politisasi dan kriminalisasi kebijakan untuk mem-bail-out Indonesia. Proses menulis buku pun dimulai dan penulis mengakhiri karirnya di PT Reliance Securities, dan pindah selaku Associate Director dari PT UOB Kay Hian Securities, yang memberinya peluang untuk mengembangkan bisnis mandiri di pasar modal dan menyalurkan hobi menulisnya.  Namanya sering muncul kembali di media masa, baik cetak maupun elektronik, termasuk sebagai pembicara di seminar. Pikiran dan pemikirannya pun, baik tulisan maupun hasil wawancara wartawan, tentang arah pergerakan pasar keuangan –termasuk saham, obligasi, reksa dana, mata uang utama (currencies), emas, dan investment outlets lainnya- kembali menghiasi berita sehari-hari.

Sejalan dengan aktivitas di pasar primer, penulis pun melibatkan dirinya kembali di pasar primer dari sisi jualnya (sell side) selaku investor banker di bidang energi, terutama green energy, yang memang tengah booming. Steve terlibat dalam rencana pembangunan pabrik solar panel yang membawanya memasuki arena baru, dan pembangunan PLTM (Pembangkit Listrik Tenaga Mesin) atau min-hydro power. Keterlibatannya di PLTM ini pula yang mengantarnya memasuki dunia korporasi lagi selaku direktur di PT DSK, PT PTA, dan PT DTI sejak pertengahan September 2012 hingga pertengahan April 2013.

Hasrat yang lama terpendam untuk mewujudkan impiannya akhirnya menjadi tak terbendung. Steve mempersiapkan diri untuk mengisi sisa hidupnya dengan aktivitas yang memang paling disukainya (passion), yang bersifat mandiri. Di usia yang menjelang 55, penulis memilih untuk mengekspresikan jati dirinya, panggilan hidupnya (mission), dalam serangkaian kegiatan yang merupakan aktualisasi potensinya (self-actualization). Steve tengah dan telah bertransformasi menjadi hypnotherapist dan autism specialist karena tekadnya untuk membantu para orang tua senasib yang dikaruniai anak autis.

Sekali pun menyandang beberapa predikat karena pelbagai keahlian yang ditekuninya, autisme merupakan bidang yang paling intensif diteliti selama lebih dari 15 tahun. Di Facebook Page, Websites, dan media lainnya, termasuk sewaktu sesi terapi, Steve akan membagikan pelbagai temuannya pada mereka yang terpanggil, baik secara terpaksa maupun tidak, untuk mendalami seluk beluk seputar autisme.  Selamat membaca.